Home / Uncategorized

Friday, 31 July 2026 - 16:42 WIB

Sungai Rusak akibat Merkuri, Warga Kuansing Desak Presiden Turun Tangan Berantas Cukong Emas Kebal Hukum!

TVWAN.ID | KUANTAN SINGING,– Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) skala besar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kian meresahkan. Seorang cukong besar bernama Ujang Ute, yang diduga memiliki 28 unit rakit saringan emas, hingga kini melenggang bebas tanpa tersentuh hukum. Informasi dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa mandulnya penegakan hukum ini terjadi karena pelaku diduga kuat memiliki hubungan keluarga dengan seorang perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Bintang Tiga) di Mabes Polri.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari warga sekitar. Aparat penegak hukum setempat, mulai dari tingkat Polsek, Polres Kuansing, hingga Kapolda Riau, dinilai tidak bernyali untuk menindak tegas sang mafia besar karena adanya benteng perlindungan dari pejabat tinggi Korps Bhayangkara tersebut.

“Kami melihat ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Rakit-rakit kecil milik warga biasa dirazia, sementara bos besar seperti Ujang Ute pemilik 28 rakit ini sama sekali tidak pernah disentuh. Jangankan ditangkap, diperiksa pun tidak. Kami mendengar langsung dari lingkungan sekitar bahwa dia dilindungi keluarganya yang menjadi jenderal bintang tiga di Mabes,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat Kuansing yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Aktivitas puluhan rakit PETI milik mafia tersebut dilaporkan telah merusak ekosistem sungai dan lingkungan secara masif. Limbah merkuri yang digunakan dalam proses pemisahan emas mengancam kesehatan ribuan warga yang masih bergantung pada aliran air sungai.

Merasa aspirasinya tersumbat di tingkat daerah, masyarakat Kuansing akhirnya melayangkan desakan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia. Mereka meminta kepala negara segera turun tangan memberikan atensi khusus terhadap carut-marut penegakan hukum di Riau.

“Kami masyarakat Kuansing meminta dengan hormat kepada Bapak Presiden untuk turun langsung atau mengirim tim khusus ke sini. Tolong lihat bagaimana lingkungan kami dihancurkan. Kami mohon bersihkan mafia PETI terbesar Ujang Ute ini beserta oknum-oknum yang melindunginya, agar keadilan hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum petinggi Mabes Polri dalam pusaran bisnis emas ilegal di Kabupaten Kuansing tersebut.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Staf Penerangan Kodim 0322/Siak Klarifikasi Bantahan Keras Terkait Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Anggota Kodim 0322/Siak

Uncategorized

Sinergi Kuat Lapas Bengkalis dan Polri Putus Mata Rantai Narkoba Malaysia-Pelalawan

Uncategorized

Dandim Bengkalis Tinjau Progres TMMD ke-128 di Kecamatan Pinggir

Uncategorized

Perjalanan Panjang Laporan Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur, Kejati Riau Dan Kejari Bengkalis Atensi Proses Di Ranah Inspektorat Bengkalis, Masyarakat Menanti Kinerja Profesional Inspektorat Bengkalis

Uncategorized

Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Riau Ajak Generasi Muda Bangkit dan Peduli Sesama

Uncategorized

Skandal Tambang Timah Babel: Diduga big Bos Popo’ di Balik Layar?Satgas PKH dan Kejati Babel Didorong Usut Tuntas

Uncategorized

BEM KSI SUMUT Tegaskan Peran Mahasiswa Kristiani sebagai Mitra Pemerintah dalam Pengawasan Pembangunan

Uncategorized

Luruskan Isu Liar, Plaza 88 Gandeng Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum Terkait UU ITE