Home / Uncategorized

Monday, 22 December 2025 - 14:51 WIB

“SATMA AMPI Madina: Mafia Tambang Rantobi Mengelabui Publik, Siang Pura-pura Tutup Malam Gas Alat Berat”

Tvwan.Id | Sumut,-Mandailing Natal 22 Desember 2025– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, semakin menunjukkan pola licik dan terorganisir. Berdasarkan temuan lapangan dan laporan masyarakat, aktivitas PETI diduga sengaja disamarkan pada siang hari seolah berhenti beroperasi, namun kembali digas pada malam hari dengan mengoperasikan alat berat tambang ilegal.

Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa PETI di Rantobi diduga dikuasai oleh seorang pemain bernama “Mukhlis”, yang beroperasi di lahan milik Haji “Daud”. Aktivitas tersebut juga diduga dikendalikan oleh seorang humas lapangan bernama “Fajar”, yang berperan mengondisikan situasi di lapangan.

Pola siang berhenti–malam beroperasi ini memunculkan dugaan kuat adanya bekingan oknum aparat, sebab hingga kini aktivitas PETI masih terus berlangsung meski laporan masyarakat telah berulang kali disampaikan.

“Ini adalah bentuk pengelabuan hukum yang nyata. Jika tidak ada pembiaran atau bekingan, mustahil alat berat tambang ilegal bisa keluar-masuk dan beroperasi bebas pada malam hari,” tegas Muhammad Saleh.

SATMA AMPI Madina menilai praktik PETI ini telah merusak lingkungan, mengancam keselamatan warga, serta mencederai keadilan dan wibawa hukum di Kabupaten Mandailing Natal.

Sebagai bentuk keseriusan dan perlawanan terhadap praktik ilegal tersebut, kami dari SATMA AMPI Madina menyatakan akan segera menggelar aksi unjuk rasa apabila aparat penegak hukum tidak segera mengambil tindakan tegas dan transparan.

Aksi unjuk rasa tersebut akan menuntut:

Penutupan total PETI Rantobi tanpa tebang pilih

Penindakan terhadap Mukhlis, pemilik lahan Haji Daud, dan humas lapangan Fajar

Pengusutan dugaan keterlibatan oknum aparat yang membekingi PETI

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika hukum terus dipermainkan, maka suara rakyat akan turun ke jalan,” tegas Muhammad Saleh.

SATMA AMPI Madina memastikan akan terus mengawal kasus PETI Rantobi hingga tuntas demi tegaknya supremasi hukum dan keselamatan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

JALUR Ditpolairud Polda Riau: Sembako, Kesehatan, dan Asa untuk Pedalaman Inhu

Uncategorized

Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW Faju Nusantara Riau Silaturahmi dengan Kapolsek Siak Hulu

Uncategorized

Apresiasi DPR RI untuk Kapolda Riau atas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pegawai Harian Lepas

Uncategorized

Penanaman Berlanjut di Sekolah, SKK Migas Sumbagut, KKKS Wilayah Riau dan WCD Riau Dorong Kesadaran Lingkungan di Kabupaten Bengkalis

Uncategorized

Pimpin Rapat Perdana 2026, Kalapas Kelas I Bandar Lampung: Pelayanan Publik Adalah Wajah Kita!

Uncategorized

Tim Putri Bambu Kuning Raih Juara 1 Turnamen Olahraga Antar-Kelurahan Kecamatan Tenayan Raya

Uncategorized

Adanya Secure Parking di Lokasi Mie Gacoan Sudirman, Ketua Kordinator Parkir PT Yabisa, Bambang Win Sebut itu “Ilegal”.

Uncategorized

Rugikan Rakyat, Aparat Didesak Tindak Tegas Dugaan Penyelundupan Biosolar di SPBU Pesantren