Home / Uncategorized

Wednesday, 6 May 2026 - 10:33 WIB

Penanaman Berlanjut di Sekolah, SKK Migas Sumbagut, KKKS Wilayah Riau dan WCD Riau Dorong Kesadaran Lingkungan di Kabupaten Bengkalis

TVWAN.ID | BENGKALIS,– Program penghijauan lingkungan Green Restoration of Our World (GROW) 2026 terus berlanjut di berbagai wilayah di Provinsi Riau. Kali ini, kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di SMP Negeri 09 Pinggir, Kabupaten Bengkalis, pada 27 April 2026, sebagai bagian dari upaya memperluas aksi penanaman di sektor pendidikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara SKK Migas Sumbagut, KKKS Wilayah Riau, dan World Cleanup Day (WCD) Riau, yang pada tahun 2026 menargetkan penanaman sebanyak 14.505 bibit pohon di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, sebagai kelanjutan dari program tahun sebelumnya.

Di Kabupaten Bengkalis, sebanyak 1.500 bibit pohon dialokasikan untuk ditanam secara bertahap di beberapa lokasi, termasuk lingkungan sekolah sebagai salah satu titik strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

Jenis bibit yang ditanam terdiri dari tanaman produktif dan tanaman pelindung yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomis, seperti mangga, durian, jeruk, kelengkeng, matoa, kakao (cokelat), nangka, rambutan, kapulasan, serta tanaman peneduh seperti ketapang kencana dan jenis lainnya. Tanaman ini dinilai memiliki kemampuan dalam penyerapan karbon (carbon sequestration) serta berpotensi memberikan nilai tambah bagi masyarakat di masa mendatang.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya SKK Migas Perwakilan Sumbagut, KKKS Wilayah Riau seperti PT. Pertamina Hulu Rokan dan PT. Bumi Siak Pusako, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, Sekretaris Desa Sungai Meranti, Bhabinkamtibmas Polsek Pinggir, Komite SMP Negeri 09 Pinggir serta keluarga besar SMP Negeri 09 Pinggir.

Penanaman pohon di lingkungan sekolah dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini, sekaligus menjadikan ruang belajar sebagai bagian dari ekosistem hijau yang berkelanjutan.

Staff Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Muhammad Hilmy Fauzan menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan program lingkungan.

“Melalui GROW 2026, kami mendorong keterlibatan institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Lingkungan sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai keberlanjutan yang diharapkan dapat tumbuh bersama generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program.

“Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor industri, dan masyarakat menjadi faktor penting agar program ini tidak hanya berdampak secara ekologis, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif dalam jangka panjang,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan GROW 2026 di Kabupaten Bengkalis, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran yang tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga membentuk generasi yang berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan di masa depan.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kompak! Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan RLH di Bengkalis

Uncategorized

Penggiat Sosial Haris Apresiasi Kinerja Relawan HIMSA dalam Penyaluran Bantuan Banjir Bandang di Salareh Aia

Uncategorized

Warga Palika Rohil Keluhkan Lahan Miliknya Dikuasai Oknum Kelompok Tani Sawah

Uncategorized

Penuh Sportivitas, Turnamen Eksibisi Biliar Wartawan Riau 2026 Sukses Digelar di Pekanbaru

Uncategorized

PMVI Gelar Aksi di Gedung KPK, Mendesak Pemeriksaan Kepala BPOM dan Pengusutan Dugaan Gratifikasi

Uncategorized

Tingkatkan Kesadaran, Penyuluhan Kesehatan TB–HIV Digelar di Blok Hunian Rutan Kelas I Pekanbaru

Uncategorized

Bentuk Nyata Peduli Pertanian, Jajaran Polres Siak Dorong Produktivitas Lahan Jagung Sabak Jaya

Uncategorized

Darurat Nyawa Pers di Kuansing: Aparat Penegak Hukum Wajib Berantas Penambang Emas Ilegal Berdarah Dingin!