Home / Uncategorized

Wednesday, 21 January 2026 - 04:06 WIB

Dugaan Skandal Pengupahan Pasar Buah, DPP LSM BERANTAS : Hanya pencitraan, Disnakertrans Riau Mandul

Tvwan.Id | Pekanbaru,– DPP LSM BERANTAS melalui Kabid Kominfo, Erick Simanjuntak, SH minta Disnakertrans Riau segera turun dan periksa terkait viralnya pemberitaan tentang adanya dugaan ketidak patuhan Pasar Buah Sudirman Pekanbaru dalam Pengupahan pekerja.

LSM BERANTAS yang dikenal selalu kritis dalam pengawasan, kontrol sosial kinerja Pemerintah akan selalu hadir untuk membantu keadilan bagi masyarakat.

Saat dikonfirmasi oleh Awak media terkait Dugaan pelanggaran aturan Pengupahan yang terjadi di Pasar Buah Sudirman Pekanbaru, Ketum DPP LSM BERANTAS melalui Kabid Kominfo menyatakan, ” Disini peran Disnakertrans Propinsi Riau sedang di uji. Apakah Disnakertrans Riau mampu bekerja atau hanya bisa sekedar melakukan pencitraan.

” Dengan viralnya pemberitaan terkait dugaan pelanggaran Aturan terkait pengupahan yang dilakukan oleh Pasar Buah Sudirman yang mana berdasarkan informasi yang beredar di media, hal ini sudah berlangsung lama, harusnya Disnakertrans sudah mengetahui informasi dan turun memeriksa serta melakukan tindakan tegas! Jangan melalui media, Disnakertrans menyatakan sudah menyurati semua perusahaan dan bekerjasama dengan Disnakertrans Kabupaten/ Kota, untuk mengawasi terkait terlaksananya aturan pengupahan tetapi hasil pelaksanaannya tidak sesuai atau bisa dikatakan mandul. Sementara berdasarkan informasi Disnakertrans Kota Pekanbaru ( bisa dilihat di beberapa pemberitaan) , Pengawasan hanya ada di Disnakertrans Propinsi Riau, jadi jika demikian, mutlak hanya Disnakertrans Propinsi Riau yang bisa mengawasi dan turun ke lapangan, ” Sebut Kabid Kominfo

*Tugas dan Wewenang Disnaker :

– Monitoring dan Pengawasan
– Pemeriksaan Lapangan
– Penindakan*

Lanjutnya, dalam UU Cipta Kerja dan turunannya jelas dan tegas, (PP 36/2021, PP 51/2023) menyatakan, mewajibkan pembayaran upah minimum tepat waktu, Dengan sanksi pidana bagi pelanggar berupa penjara minimal 1 tahun dan maksimal 4 tahun, serta/atau denda minimal Rp100 juta hingga Rp400 juta untuk pengusaha yang tidak membayar atau membayar di bawah upah minimum, terlambat, atau melakukan pemotongan tidak sah.

“Pada media sekira tanggal 12 Januari, Disnakertrans Propinsi Riau Roni Rahmat tegaskan pihaknya bersama Disnaker Kabupaten/Kota telah menyurati Perusahaan agar mematuhi Ketentuan Upah Minimum yang telah ditetapkan Pemerintah. Maka sekarang kita minta mereka turun langsung ke Pasar Buah Sudirman, periksa lapangan dan tindak tegas. Ini terkait kemanusiaan, jangan ada lagi praktek lama, oknum yang main mata dengan pengusaha sehingga melupakan hati nuraninya. Tindak tegas atas temuan yang ada, agar jangan terulang ditempat lain. Jika di kota Pekanbaru saja Disnakertrans Propinsi Riau bisa kecolongan, apalagi di Kabupaten Kota lain. Yang di depan mata saja tidak mampu diawasi, ” Tutup Erick Simanjuntak, SH

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bangun Komunikasi Harmonis, Kapolsek Sungai Apit Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

Uncategorized

Sayap PSI Gajah Muda Nusantara (GMN) Kota Pekanbaru Menyusuri Medan Sulit, Bangun Posko Air Bersih Gratis dan Salurkan Logistik di Sumatra Barat

Uncategorized

Pengecekan Lahan Kebun Jagung Pipil dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan

Uncategorized

Perkuat Keamanan Swakarsa, Bhabinkamtibmas Bripka Febria Yudianto Sambangi Pos Satkamling 212 Jl.Tuah Sekata Rt.02 Rw.12 Kel.Bambu Kuning Kec.Tenayan Raya Pekanbaru

Uncategorized

KAPOLSEK LUBUK DALAM TINJAU TANAMAN JAGUNG, DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Uncategorized

‎Kecamatan Sail Gencarkan Program Aku Hatinya PKK, Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga dan Lingkungan Asri

Uncategorized

Rumah Zakat dan Jamskrido Syariah Salurkan Sembako dan Santunan untuk Santri dan Anak Yatim di Pekanbaru

Uncategorized

Satgas TMMD Bengkalis Bangun Sarana MCK di Tengganau