Home / Uncategorized

Tuesday, 7 July 2026 - 08:45 WIB

Diduga Sengaja Gagalkan Sistem PPDB Online, SMA 3 Kampar Dilaporkan ke Ombudsman

TVWAN.ID | KAMPAR,– Kasus terlantarnya ananda Marpel Gulo, putra dari Bang Nando, di SMA 3 kecamatan Siak hulu Kampar diduga kuat hanyalah puncak gunung es dari karut-marutnya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di institusi tersebut. Informasi terbaru yang berhasil dihimpun oleh tim redaksi Media Basmi Nusantara mengungkap fakta mengejutkan: puluhan anak warga tempatan lainnya ternyata mengalami nasib serupa, yakni gagal secara misterius dalam sistem pendaftaran online.

Kondisi ini memicu dugaan dan spekulasi liar di tengah masyarakat mengenai adanya praktik “permainan” kuota Dapodik dan jalur belakang yang sengaja ditutupi oleh oknum manajemen sekolah serta pihak yayasan.

Berondong Alasan Kuota Penuh, Sistem Online Dipertanyakan

Berdasarkan data dan dokumen lapangan yang dihimpun bersama perwakilan warga, Pak Rais dan Bang Nando, sejumlah orang tua murid mengeluhkan sistem pendaftaran online yang seolah mengunci dan menolak akses anak-anak tempatan. Padahal, secara jarak geografis dan regulasi zonasi, anak-anak lingkungan sekitar sekolah wajib mendapatkan prioritas utama demi pemerataan akses pendidikan.

“Ini bukan lagi sekadar masalah satu atau hai dua anak, tetapi hak pendidikan masyarakat tempatan yang diduga dikebiri. Alasan kuota Dapodik penuh yang dilontarkan pihak sekolah kini patut dipertanyakan. Penuh oleh siapa? Apakah diisi oleh siswa yang benar-benar lolos prosedur atau ada titipan?” ujar sumber di lapangan.

Upaya Main Belakang Oknum Yayasan: “Daftar Online, Nanti Saya Bantu, Tapi Jangan Bocor”

Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta mencengangkan terkait dugaan modus operandi di balik penolakan ini. Berdasarkan rekaman kronologis dan keterangan dari pihak keluarga, Ketua Yayasan SMA 3 Kampar, Bpk. Muhammad Rais, S.Pd., diduga kuat sempat memberikan garansi lisan di bawah tangan kepada Bang Nando jauh hari sebelum kelulusan.

Oknum Ketua Yayasan tersebut mengarahkan agar proses formalitas pendaftaran tetap diikuti, seraya menjanjikan jalur khusus. “Daftarkan saja secara online. Masuk atau tidak masuk nanti pendaftaran online tersebut, untuk ananda (Marpel Gulo) bisa saya bantu,” cetus oknum tersebut menjanjikan.

Indikasi bahwa praktik ini menyalahi aturan PPDB semakin menguat ketika oknum Ketua Yayasan tersebut meminta agar kesepakatan ini dirahasiakan rapat-rapat dari publik. “Tapi jangan bocor ke orang lain ya,” pintanya kepada orang tua murid, yang kemudian diiyakan oleh Bang Nando demi nasib pendidikan anaknya. Namun ironisnya, setelah pendaftaran online selesai, janji manis itu langsung mentah dengan dalih kuota Dapodik penuh.

Sikap tertutup dan aksi saling lempar tanggung jawab antara Ketua Yayasan, Bpk. Muhammad Rais, S.Pd., dan Kepala Sekolah SMA 3 Kampar, Bpk. Agus, mempertegas adanya hal krusial yang diduga sedang disembunyikan dari penegak hukum dan publik.

Desakan Audit Total ke Dinas Pendidikan dan Ombudsman Riau

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMA 3 Kampar belum memberikan solusi konkret seketika untuk menyelamatkan hak belajar anak-anak tempatan yang kini terlantar. Komitmen lisan yang pernah diumbar jauh-jauh hari sebelum kelulusan kini mentah dan menjadi bukti rapuhnya integritas institusi pendidikan tersebut.

Menyikapi temuan data massal ini, tim pendamping bersama Media Basmi Nusantara menegaskan tidak akan tinggal diam. Seluruh manifest data siswa tempatan yang gagal online beserta kronologis pembiaran ini akan segera dilimpahkan secara resmi ke Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Ombudsman RI Perwakilan Riau untuk dilakukan audit investigasi menyeluruh serta pembongkaran data Dapodik SMA 3 Kampar. (Tim/Red)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Di Balik Duka Laka Maut, Kepedulian Polisi Hadir untuk Keluarga Korban

Uncategorized

Semangat Kreativitas Anak, Ribuan Peserta Antusias Ikuti Lomba Mewarnai SGM di Indomaret Fresh Riau

Uncategorized

Diduga Abaikan Aturan Pengupahan, Managemen Pasar Buah Pekanbaru dapat Di pidana

Uncategorized

KPLP Lapas Bagansiapiapi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data dan Bukti yang Jelas

Uncategorized

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Pisah Sambut Pejabat Eselon IV

Uncategorized

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Pelangsiran Kembali Marak di SPBU Bukit Timah Rohil, Robin Disinyalir Semakin Merajalela

Uncategorized

Semangat Hardiknas 2026: Wujudkan Green City dengan Gaya Hidup Sehat di Sekolah

Uncategorized

Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW Faju Nusantara Riau Silaturahmi dengan Kapolsek Siak Hulu