Home / Pemerintah

Monday, 9 February 2026 - 15:49 WIB

BOSDA Terancam Dihapus, PWMOI Riau Ingatkan Pemerintah: Jangan Ulangi Tragedi Anak Putus Sekolah

PEKANBARU, TVWAN.ID — Berhembusnya kabar bahwa Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau berencana meniadakan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun anggaran 2026 menuai reaksi keras dari Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PWMOI Riau, Rio Kasairy, menyebut wacana tersebut sangat memprihatinkan dan berpotensi melukai rasa keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Kalau benar BOSDA ditiadakan lagi pada 2026, ini sungguh miris. Slogan Cerdaskan Anak Negeri akan menjadi sekadar jargon tanpa makna,” ujar Rio kepada awak media di Pekanbaru, Senin (9/1/2026).

Rio menegaskan, Provinsi Riau dikenal sebagai daerah kaya sumber daya alam dari minyak bumi hingga kelapa sawit sehingga alasan penghapusan BOSDA dinilai tidak sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang siswa kelas IV SD nekat mengakhiri hidupnya karena orang tua tak mampu membelikan buku dan alat tulis.

“Apakah Dinas Pendidikan Riau tidak bisa berkaca dari peristiwa tersebut?

Jangan sampai kebijakan anggaran justru memicu lahirnya tragedi serupa,” tegasnya.

Menurut Rio, di Riau masih banyak keluarga miskin yang berjuang keras agar anak-anak mereka tetap bisa bersekolah.

Namun ironisnya, tidak sedikit dari mereka yang belum tersentuh program bantuan pemerintah, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami paham kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja. Tapi apakah kita tega membiarkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa berhenti sekolah hanya karena kebutuhan dasar pendidikan tidak terpenuhi?” ucap Rio dengan nada prihatin.

PWMOI Riau menegaskan akan terus menyuarakan persoalan ini dan mendorong pemerintah daerah untuk meninjau ulang kebijakan terkait BOSDA.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka adalah masa depan Indonesia. Negara tidak boleh abai, apalagi menyerah, dalam menjamin hak pendidikan mereka,” pungkas Rio.**/Her

Sumber : Humas DPW PWMOI Riau

Share :

Baca Juga

Pemerintah

‎BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Sektor Hijau Terus Tumbuh

Pekanbaru

Wako Agung Nugroho: Atasi Banjir Pekanbaru Tak Bisa Sendiri, Butuh “Lobi” dan Kolaborasi

Pekanbaru

Sukses Gelar Pemilihan RT, Warga RT 01 Sri Meranti Kembali Beri Amanah kepada Petahana

Bengkalis

Gandeng Masyarakat Bengkalis, Jefri Tumangkeng Sosialisasikan Promo Nasional BPJS TK BPU Mandiri

Pemerintah

PW MOI Bengkalis Sambangi Kesbangpol, Perkuat Sinergitas dan Legalitas Organisasi

Pemerintah

Sekda Sumut Lepas 360 Jemaah Calon Haji Kloter 1 Medan-Binjai ke Tanah Suci

Bengkalis

Pengurus DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis Kunjungi BAZNAS Dalam Rangka Pererat Tali Silaturahmi Pada Ramadhan Tahun 1447 H/2026 M

Pemerintah

Perkuat Daya Saing, HIPMI Sumut Gelar Rakerda dan Diklatda FORBISDA 2026