Home / Pemerintah

Tuesday, 27 January 2026 - 13:54 WIB

Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, Realisasi APBN Capai 95 Persen di Akhir 2025

TVWAN.ID, MEDAN |  – Konferensi Pers APBN Kita Regional Sumatera Utara menyoroti stabilitas ekonomi makro nasional yang terjaga sepanjang 2025, dengan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) tumbuh 4,55% (y-on-y) pada Triwulan III-2025. Pertumbuhan ini didominasi oleh konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran dan sektor pertanian dari sisi produksi, menempatkan Sumut di urutan ke-7 terbesar di Pulau Sumatera dengan kontribusi 23,58% terhadap perekonomian kawasan.

Meski inflasi Sumut secara year-on-year (y-o-y) mencapai 4,66% lebih tinggi dari nasional, inflasi month-to-month (m-to-m) justru mengalami deflasi -0,52%, menunjukkan tren pengendalian harga yang membaik. Neraca perdagangan Sumut hingga Desember 2025 mencatat surplus kumulatif US$6,91 miliar, tumbuh 34,59% (y-o-y), didorong ekspor CPO dan turunannya meski impor Desember melonjak.

Indikator kesejahteraan masyarakat terus membaik: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut naik 0,94% menjadi 76,47 (di atas nasional 75,90), Gini Ratio turun ke 0,295 (lebih rendah dari nasional 0,375), jumlah penduduk miskin menyusut menjadi 1,14 juta jiwa atau 7,36%, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 5,32% (turun 0,28 poin persen y-o-y).

Kinerja APBN Sumut hingga Desember 2025 tetap optimal dengan pendapatan negara Rp37,20 triliun (87,73% pagu) dan belanja negara Rp61,89 triliun (95,32% pagu), menghasilkan defisit Rp29,69 triliun. Belanja Pemerintah Pusat terealisasi Rp19,39 triliun (91,98% pagu), sementara Transfer ke Daerah (TKD) Rp42,50 triliun (96,92% pagu), mendukung layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp14,74 triliun ke 248.587 debitur (21,43% UMKM Sumut), terbesar di sektor pertanian Rp7,14 triliun, sementara Ultra Mikro (UMi) Rp937,75 miliar ke 152.007 debitur, dominan di perdagangan. Daerah teratas: Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan.Penerimaan pajak Kanwil DJP Sumut Rp25,4 triliun (78,04% target), kepabeanan dan cukai Rp3,50 triliun (193,52% target) dengan Bea Keluar CPO Rp2,286 triliun (naik 168% y-o-y), serta PNBP kekayaan negara dan lelang Rp115,12 miliar (naik 26,73% y-o-y).

“Perekonomian Sumut tetap resilien di tengah ketidakpastian global, berkat optimalisasi APBN yang mendukung Asta Cita dan kesejahteraan masyarakat,” tutur narasumber konferensi. Proyeksi 2026 menekankan penguatan ekspor, pengendalian inflasi, dan pemerataan pertumbuhan. (**/Julia Kesuma)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Dukungan Kemanusiaan di Tapsel, Posko Aman Nusa II Distribusikan Bantuan ke Aek Ngadol, Huta Godang, dan Garoga

Bengkalis

Revitalisasi Sekolah 2025 Sukses, SMK Negeri 2 Pinggir Kini Miliki Fasilitas Praktik Representatif

Bengkalis

Diduga Selewengkan Anggaran, Jumadi Desak APH Periksa Direktur BUMDes Palkun

Pekanbaru

Wako Agung Nugroho: Atasi Banjir Pekanbaru Tak Bisa Sendiri, Butuh “Lobi” dan Kolaborasi

Pemerintah

Rutan Pekanbaru Peringati HUT ke-54 KORPRI, Teguhkan Komitmen ASN Menuju Indonesia Maju

Bengkalis

Pelantikan DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis di Pekanbaru, Komitmen Wujudkan Wartawan Intelektual dan Bermartabat

Pemerintah

Permudah Wajib Pajak, DJP Sumut I Hadirkan Layanan hingga di Pusat Perbelanjaan

Pemerintah

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba dan Handphone Ilegal